<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Condetcom&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://condetcom.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://condetcom.wordpress.com</link>
	<description>Untuk Mencari Sebuah Jawaban</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jun 2010 15:09:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='condetcom.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/acdb68e2b694cb3d5c3fc327ef9b2932?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Condetcom&#039;s Blog</title>
		<link>http://condetcom.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://condetcom.wordpress.com/osd.xml" title="Condetcom&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://condetcom.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>GRID COMPUTING</title>
		<link>http://condetcom.wordpress.com/2010/06/04/grid-computing/</link>
		<comments>http://condetcom.wordpress.com/2010/06/04/grid-computing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 23:41:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harryhimura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://condetcom.wordpress.com/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUAN Trend dunia komputer saat ini berkembang ke arah makin menjamurnya komputer pribadi yang terhubung ke jaringan (khususnya Internet) dengan bandwith yang lumayan besar. Komputer pribadi modern ini sesungguhnya lebih dari cukup untuk berbagai tugas komputasi. Dengan demikian, muncul ide untuk membagi beban komputasi ke komputer-komputer tersebut jika mereka sedang menganggur (idle). Hal ini membutuhkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=141&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p>Trend dunia komputer saat ini berkembang ke arah makin menjamurnya komputer pribadi yang terhubung ke jaringan (khususnya Internet) dengan bandwith yang lumayan besar. Komputer pribadi modern ini sesungguhnya lebih dari cukup untuk berbagai tugas komputasi. Dengan demikian, muncul ide untuk membagi beban komputasi ke komputer-komputer tersebut jika mereka sedang menganggur (idle). Hal ini membutuhkan layanan komputasi tersebar dengan ciri khas:<span id="more-141"></span></p>
<p>•	Komputer-komputer penyedia sumber daya bersifat heterogenous karena terdiri dari berbagai jenis perangkat keras, system operasi maupun aplikasi yang terpasang.</p>
<p>•	Komputer-komputer terhubung ke jaringan yang luas dengan kapasitas bandwith yang beragam.</p>
<p>•	Komputer maupun jaringan tidak terdedikasi, bisa hidup / mati tidak sewaktu-waktu tanpa jadwal yang jelas.</p>
<p>Ciri khas tersebut melahirkan arsitektur komputasi tersebar yang disebut grid computing. Sebagai bandingan, arsitektur lain yang telah lebih dulu ada umumnya bekerja di atas lingkungan yang homogenous dan terdedikasi, misalnya parallel computer maupun clustercomputing.</p>
<p><strong>KONSEP GRID COMPUTING</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Grid computing adalah untuk mencapai performa dan hasil yang lebih baik dengan cara memanfaatkan sumber daya komputasi dari berbagai organisasi yang berbeda secara bersama-sama. Ian Foster memberikan sebuah definisi tentang sistem Grid, &#8220;A grid is a system that coordinates resources that are not subject to centralized control using standard, open, general-purpose protocols and interfaces to deliver nontrivial qualities of service&#8221;. Berdasarkan definisi Ian Foster, sebuah sistem dapat disebut sebagai Grid jika sumber daya komputasi (resources) yang ada di dalamnya &#8220;tidak&#8221; dikelola secara terpusat. Sederhananya, terdapat beberapa organisasi berbeda yang masing-masing mengelola resource miliknya. Nantinya, resources dari beberapa organisasi tersebut secara dinamis akan dikelola secara terpusat. Sederhananya, terdapat beberapa organisasi berbeda yang masing-masing mengelola resource miliknya. Nantinya, resources dari beberapa organisasi tersebut secara dinamis akan dikelompokkan dalam sebuah Virtual Organizations (VO), untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu. Dalam implementasinya, resources yang digunakan di dalam sebuah sistem Grid tidaklah sedikit dan sifatnya pun heterogen. Karena itu, dibutuhkan interface dan protokol standar yang bersifat terbuka. Dengan cara inilah, resources yang ada tersebut dapat saling berkolaborasi untuk menyelesaikan proses komputasi tertentu. Grid Computing mungkin atau mungkin tidak di awan tergantung pada jenis pengguna yang menggunakannya. Jika pengguna sistem administrator dan integrator, mereka peduli bagaimana hal tersebut diselenggarakan dalam awan. Mereka upgrade, instal, dan virtualisasi server dan aplikasi. Jika pengguna adalah konsumen, mereka tidak peduli bagaimana hal-hal yang berjalan di sistem. Grid Computing memerlukan penggunaan perangkat lunak yang dapat membagi dan pertanian keluar potongan program sebagai satu gambar sistem besar untuk beberapa ribu komputer. Satu keprihatinan tentang grid adalah bahwa jika salah satu bagian dari software pada node gagal, karya lain dari perangkat lunak pada node lain mungkin gagal. Hal ini diatasi jika komponen yang memiliki komponen failover di node lain, tapi masalah masih bisa muncul jika komponen lain bergantung pada potongan perangkat lunak untuk menyelesaikan tugas-tugas komputasi satu atau lebih grid. Besar sistem gambar dan terkait hardware untuk mengoperasikan dan memelihara mereka dapat berkontribusi untuk modal besar dan biaya operasional.  PEMBAHASAN APLIKASI  Sebuah sistem Grid dapat dikembangkan dengan menggunakan berbagai macam sistem operasi yang ada saat ini. Sebagai contoh, dengan menggunakan salah satu distro Linux yang memang dikhususkan untuk clustering, yaitu Rocksclusters. Pada distro ini, sudah dilengkapi dengan paket-paket yang dibutuhkan untuk keperluan Grid, seperti PBS, MPI dan juga Globus Toolkit. NIS (Network Information System) serta NFS (Network File System) juga bisa langsung digunakan. Dengan meningkatnya kebutuhan para peneliti akan sumber daya komputasi untuk melakukan e-Science dan berkembangnya teknologi grid computing maka beberapa negara telah mengambil inisiatif untuk mengimplementasikan infrastruktur komputasi grid di tingkat nasional. Beberapa contoh di antaranya: India , Singapura , dan Jepang. Beberapa negara ASEAN yang lain pun kini tidak ketinggalan dalam mengembangkan infrastruktur grid untuk riset berskala nasional. Sebut saja Malaysia dengan MyREN (2005) dan Thailand dengan ThaiGrid (2006) Suatu infrastruktur komputasi grid di tingkat nasional akan dapat menekan biaya investasi dibandingkan bila masing-masing institusi penelitian di negara tersebut harus mengadakan perangkat komputasinya sendiri-sendiri. Lebih lanjut, sistem komputasi grid yang menuntut penggunaan sumber daya komputasi secara bersama-sama akan menumbuhkan semangat berkolaborasi di antara para peneliti tersebut. Suatu hal yang amat positif. Melihat manfaat yang dapat diberikan oleh keberadaan suatu infrastruktur komputasi grid di tingkat nasional maka pada Mei 2006, Bapak Bobby Nazief, Ph.D (dari Universitas Indonesia) mengajukan proposal pengembangan RI-GRID, yaitu infrastruktur komputasi grid di tingkat negara Republik Indonesia yang bertujuan memanfaatkan sumber daya komputasi yang berada di institusi-institusi penelitian baik saat ini maupun di masa akan datang sehingga dapat digunakan oleh para peneliti di negara ini untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Gambar di bawah ini menunjukkan rancangan arsitektur infrastruktur komputasi grid RI. Seperti terlihat pada gambar tersebut, RI-GRID dibangun dengan jalan menggabungkan sistem-sistem komputasi grid yang berada di institusi-institusi penelitian (perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dan lembaga penelitian pemerintah) menjadi satu kesatuan. Konfigurasi perangkat keras dan perangkat lunak masing-masing sistem di tingkat institusi dapat berbeda, namun dengan mengoperasikan teknologi grid computing seperti GT4 pada simpul-simpul penghubung dari masing-masing sistem, keseluruhan sistem membentuk satu kesatuan infrastruktur komputasi grid nasional. Dengan konfigurasi seperti ini, jika dibutuhkan, pengguna di suatu institusi dapat memanfaatkan sumber daya komputasi yang berada di luar institusinya.</p>
<p>﻿ <a href="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/06/grid-computing.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-142" title="Grid Computing" src="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/06/grid-computing.jpg" alt="" width="234" height="243" /></a></p>
<p>Salah satu prasyarat dari pembentukan RI-GRID adalah tersedianya suatu backbone jaringan berkapasitas besar untuk menghubungkan simpul-simpul penghubung di masing-masing institusi. Kebutuhan ini dapat dipenuhi oleh IHEN (Indonesian Higher Education Network) yang akan dibangun mulai tahun 2006 yang lalu. Bagian utama dari IHEN, yang menghubungkan 6 kota di pulau Jawa, akan memiliki lebar pita mulai 2 Mbps dan akan ditingkatkan sampai 155 Mbps. Disamping itu, interkoneksi IHEN yang juga menghubungkan kota-kota di luar pulau Jawa akan memungkinkan akses atas RI-GRID bagi para peneliti di kota-kota tersebut</p>
<p>Saat ini di Indonesia, beberapa Perguruan Tinggi ternama sudah mulai giat melakukan penelitian tentang Grid computing, misalnya yang dilakukan oleh UGM dan UI. Anda dapat mengakses portal Grid hasil riset yang dilakukan oleh Tim Riset HPC (High Performance Computing,</p>
<p style="text-align:center;"><strong>SUMBER</strong></p>
<p>http://alfarisi.web.id/content.php?id.36</p>
<p>http://www.globus.org</p>
<p><a href="http://www.rocksclusters.org">http://www.rocksclusters.org</a></p>
<p><a href="http://wibirama.com/2008/01/21/sunu-wibirama-sekilas-tentang-ri-grid/">http://wibirama.com/2008/01/21/sunu-wibirama-sekilas-tentang-ri-grid/</a></p>
<p>http://www.yousaytoo.com/cloud-computing-versus-grid-computing/238195</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/condetcom.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/condetcom.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/condetcom.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/condetcom.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/condetcom.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/condetcom.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/condetcom.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/condetcom.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/condetcom.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/condetcom.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/condetcom.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/condetcom.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/condetcom.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/condetcom.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=141&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://condetcom.wordpress.com/2010/06/04/grid-computing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/02bea1723040bff0c9a09c4fa89b4025?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harryhimura</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/06/grid-computing.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Grid Computing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Distributed Computing, Grid computing, Cloud Computing</title>
		<link>http://condetcom.wordpress.com/2010/04/22/distributed-computing-grid-computing-cloud-computing/</link>
		<comments>http://condetcom.wordpress.com/2010/04/22/distributed-computing-grid-computing-cloud-computing/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 14:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harryhimura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://condetcom.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[A. Berikut ini adalah perbedaan Distributed Computing, Grid computing &#38; Cloud Computing: Distributed computing merupakan bidang ilmu komputer yang mempelajari sistem terdistribusi.Sebuah sistem terdistribusi terdiri dari beberapa komputer otonom yang berkomunikasi melalui jaringan komputer. Komputer yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama. Suatu program komputer yang berjalan dalam sistem terdistribusi disebut program didistribusikan, dan didistribusikan pemrograman adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=137&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">A. Berikut ini adalah perbedaan Distributed Computing, Grid computing &amp; Cloud Computing:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Distributed computing</strong> merupakan bidang ilmu komputer yang mempelajari sistem terdistribusi.Sebuah sistem terdistribusi terdiri dari beberapa komputer otonom yang berkomunikasi melalui jaringan komputer. Komputer yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama. Suatu program komputer yang berjalan dalam sistem terdistribusi disebut program didistribusikan, dan didistribusikan pemrograman adalah proses menulis program tersebut. Distributed computing juga mengacu pada penggunaan sistem terdistribusi untuk memecahkan masalah komputasi. Dalam distributed computing, masalah dibagi menjadi banyak tugas, masing-masing yang diselesaikan oleh satu komputer.<span id="more-137"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Grid Compunting</strong> adalah penggunaan sumber daya yang melibatkan banyak komputer yang terdistribusi dan terpisah secara geografis untuk memecahkan persoalan komputasi dalam skala besar. latar belakang adanya grid computing adalah Perkembangan kecepatan prosesor berkembang sesuai dengan Hukum Moore, meskipun demikian bandwith jaringan komputer berkembang jauh lebih pesat. Semakin cepatnya jalur komunikasi ini membuka peluang untuk menggabungkan kekuatan komputasi dari sumber-sumber komputasi yang terpisah. Perkembangan ini memungkinkan skala komputasi terdistribusi ditingkatkan lebih jauh lagi secara geografis, melintasi batas-batas domain administrasi yang sudah ada.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cloud computing </strong>adalah gaya komputasi yang dinamis terukur dan sering virtual sumber daya disediakan sebagai layanan melalui internet. Pengguna tidak perlu memiliki pengetahuan, keahlian, atau kontrol atas infrastruktur teknologi di awan yang mendukung mereka. Ini adalah perubahan paradigma setelah beralih dari mainframe ke client-server yang mendahuluinya dalam era 80-an awal. Rincian diabstraksikan dari pengguna yang tidak lagi memiliki kebutuhan, keahlian, atau kendali atas infrastruktur teknologi &#8220;in the cloud&#8221; yang mendukung mereka. Cloud Computing menggambarkan suplemen baru, konsumsi dan model pengiriman layanan TI berdasarkan Internet, dan biasanya melibatkan penyediaan secara dinamis terukur dan sumber daya sering virtual sebagai layanan melalui Internet.   Cloud Istilah yang digunakan sebagai metafora untuk internet, berdasarkan gambar awan yang digunakan di masa lalu untuk mewakili jaringan telepon, dan kemudian untuk menggambarkan diagram jaringan Internet di komputer sebagai abstraksi infrastruktur dasar yang diwakilinya. Penyedia Khas komputasi awan memberikan online umum aplikasi bisnis yang diakses dari layanan Web lain atau perangkat lunak seperti browser web, sedangkan perangkat lunak dan data disimpan di server.</p>
<p>B. Penjelasan tentang Cloud Computing beserta gambar</p>
<p style="text-align:justify;">Cloud computing adalah gaya komputasi yang dinamis terukur dan sering virtual sumber daya disediakan sebagai layanan melalui internet.</p>
<p style="text-align:justify;">﻿﻿<a href="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/04/cloud-computing.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-138" title="cloud computing" src="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/04/cloud-computing.jpg" alt="" width="646" height="445" /></a></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Ini adalah sebuah model layanan berbasis Internet untuk menampung sumber daya sebuah perusahaan.</li>
</ul>
<p style="padding-left:60px;text-align:justify;">-Artinya sebuah perusahaan tak perlu lagi memiliki atau mendirikan infrastruktur lantaran sudah ada perusahaan lain yang menyediakan “penampung” di cloud alias Internet.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sebuah perusahaan tak perlu lagi mengalokasikan anggaran untuk pembelian dan perawatan infrastruktur dan software.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Perusahaan pun tak perlu memiliki pengetahuan serta merekrut tenaga pakar dan tenaga pengontrol infrastruktur di “cloud” yang mendukung mereka.</li>
<li>Perusahaan yang menyediakan layanan semacam ini adalah Google, Microsoft, Zoho, Amazon, dan SalesForce.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Konsep dalam CLoud Computing</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Infrastructure as a Service (IaaS) : konsep tertua dimana pengimplementasiannya banyak dilakukan mulai dari penggunaan atau penyewaan jaringan untuk akses Internet, layanan Disaster Recovery Center, dsb.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Platform as a Service (PaaS) : konsepnya hampir serupa dengan IaaS. Namun Platform disini adalah penggunaan operating system dan infrastruktur pendukungnya. Yang cukup terkenal adalah layanan dari situs Force.Com serta layanan dari para vendor server.</li>
<li> Software as a Service (SaaS) : berada satu tingkat diatas PaaS dan IaaS, dimana disini yang ditawarkan adalah software atau suatu aplikasi bisnis tertentu. Contoh yang paling mutakhir adalah SalesForce.Com, Service-Now.Com, Google Apps, dsb.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Komponen Cloud Computing</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Cloud Clients adalah seperangkat komputer ataupun software yang didesain secara khusus untuk penggunaan layanan berbasis cloud computing.
<ul>
<li>Mobile – Windows Mobile, Symbian, dan lain-lain.</li>
<li>Thin Client – Windows Terminal Service, CherryPal, dll.</li>
<li>Thick Client – Internet Explorer, FireFox, Chrome, dll.</li>
</ul>
</li>
<li>Cloud Services adalah produk, layanan dan solusi yang dipakai dan disampaikan secara real-time melalui media Internet. Contoh yang paling popular adalah web service.
<ul>
<li>Identitas – OpenID, OAuth, dan lain2.</li>
<li>Integration – Amazon Simple Queue Service.</li>
<li>Payments – PayPal, Google Checkout.</li>
<li>Mapping – Google Maps, Yahoo! Maps.</li>
</ul>
</li>
<li>Cloud Storage melibatkan proses penyampaian penyimpanan data sebagai sebuah layanan. Misal :
<ul>
<li>Database – Google Big Table, Amazon SimpleDB.</li>
<li>Network Attached Storage – Nirvanix CloudNAS, MobileMe iDisk.</li>
</ul>
</li>
<li>Cloud Infrastructure merupakan penyampaian infrastruktur komputasi sebagai sebuah layanan. Contohnya :
<ul>
<li>Grid Computing – Sun Grid.</li>
<li>Full Virtualization – GoGrid, Skytap.</li>
<li>Compute – Amazon Elastic Compute Cloud.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Keutungan Cloud Computing</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Murah
<ul>
<li>Trend sesungguhnya dari komputansi awan justru terjadi pada perusahaan. Perusahaan tiap tahun dipusingkan pengeluaran besar untuk membeli piranti keras dan lunak. Bila cukup membeli satu terminal, bukan saja lebih murah, tapi juga perlengkapan yang simpel lebih tahan lama.</li>
</ul>
</li>
<li> Ramah Lingkungan
<ul>
<li style="text-align:justify;">Pada umumnya, komputer di rumah meniupkan udara panas. Udara panas itu berasal dari energi. Energi dibutuhkan supaya komputer bisa nyala. Tapi kebanyakan energi itu menjadi udara panas. Dengan &#8216;cloud computing&#8217;, sebuah komputer pusat, maka di rumah dibutuhkan lebih sedikit listrik, jadi sangat menghemat.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Kendala Cloud Computing</p>
<ul>
<li>Service level
<ul>
<li>Cloud provider mungkin tidak akan konsisten dengan performance dari application atau transaksi.   vMengharuskan anda untuk memahami service level mengenai transaction response time, data protection dan kecepatan data recovery.</li>
</ul>
</li>
<li>Privacy
<ul>
<li>Karena orang lain / perusahaan lain juga melakukan hosting kemungkinan data anda akan keluar atau di baca oleh pemerintah U.S. dapat terjadi tampa sepengetahuan anda atau approve dari anda.</li>
</ul>
</li>
<li>Compliance
<ul>
<li>Cloud service provider diharapkan dapat menyamakan level compliance untuk penyimpanan data didalam cloud</li>
</ul>
</li>
<li>Data ownership
<ul>
<li>Apakah data anda masih menjadi milik anda begitu data tersebut tersimpan didalam cloud?</li>
<li>Mungkin pertanyaan ini sedikit aneh, namun anda perlu mengetahui seperti hal nya yang terjadi pada Facebook yang mencoba untuk merubah terms of use aggrement nya yang mempertanyakan hal ini.</li>
</ul>
</li>
<li>Data Mobility
<ul>
<li>Apakah anda dapat melakukan share data diantara cloud service?</li>
<li>Jika anda terminate cloud relationship bagaimana anda mendapatkan data anda kembali?</li>
<li>Format apa yang akan digunakan ?</li>
<li>Dapatkah anda memastikan kopi dari datanya telah terhapus ?</li>
</ul>
</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/condetcom.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/condetcom.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/condetcom.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/condetcom.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/condetcom.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/condetcom.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/condetcom.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/condetcom.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/condetcom.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/condetcom.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/condetcom.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/condetcom.wordpress.com/137/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/condetcom.wordpress.com/137/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/condetcom.wordpress.com/137/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=137&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://condetcom.wordpress.com/2010/04/22/distributed-computing-grid-computing-cloud-computing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/02bea1723040bff0c9a09c4fa89b4025?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harryhimura</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/04/cloud-computing.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">cloud computing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 3 PKB (Pengantar Kecerdasan Buatan)</title>
		<link>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/30/tugas-3-pkb-pengantar-kecerdasan-buatan/</link>
		<comments>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/30/tugas-3-pkb-pengantar-kecerdasan-buatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 15:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harryhimura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://condetcom.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Soal : Buat naskah (script) yang terdiri dari : 1. Jalur (track) 2. Role (pemerannya) 3. Properti (pendukung) 4. Kondisi input 5.adegan/ scene minimal 5. Adegan dg perinciannya tiap adegan 6. Hasil Jawaban : Script atau naskah merupakan skema representasi pengetahuan yang sama dengan frame, yaitu merepresentasikan pengetahuan berdasarkan karakteristik yang sudah dikenal sebagai pengalaman-pengalaman. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=133&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Soal :</p>
<p style="text-align:justify;">Buat naskah (script) yang terdiri dari :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Jalur (track)</p>
<p style="text-align:justify;">2. Role (pemerannya)</p>
<p style="text-align:justify;">3. Properti (pendukung)</p>
<p style="text-align:justify;">4. Kondisi input 5.adegan/ scene minimal</p>
<p style="text-align:justify;">5. Adegan dg perinciannya tiap adegan</p>
<p style="text-align:justify;">6. Hasil</p>
<p style="text-align:justify;">Jawaban :<span id="more-133"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Script atau naskah merupakan skema representasi pengetahuan yang sama dengan frame, yaitu merepresentasikan pengetahuan berdasarkan karakteristik yang sudah dikenal sebagai pengalaman-pengalaman. Perbedaannya frame menggambarkan obyek, sedangkan script menggambarkan urutan peristiwa. Dalam menggambarkan urutan peristiwa, script menggunakan slot yang berisi informasi tentang orang, objek, dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa. Dalam menggambarkan urutan peristiwa, script menggunakan slot yang berisi informasi tentang orang, obyek, dan tindakan-tindakan yang terjadi dalam suatu peristiwa. Elemen-elemen script meliputi:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Kondisi input, yaitu kondisi yang harus dipenuhi sebelum terjadi atau berlaku suatu peristiwa dalam script.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Track, yaitu variasi yang mungkin terjadi dalam suatu script.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Prop, berisi obyek-obyek pendukung yang digunakan selama peristiwa terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Role, yaitu peran yang dimainkan oleh seseorang dalam peristiwa.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Scene, yaitu adegan yang dimainkan yang menjadi bagian dari suatu peristiwa.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Hasil, yaitu kondisi yang ada setelah urutan peristiwa dalam script terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut elemen script :</p>
<p style="text-align:justify;">1. jalur/track, yaitu variasi yang mungkin terjadi dalam suatu script</p>
<p style="text-align:justify;">2. role/peran, yaitu peran yang dimainkan oleh seseorang dalam peristiwa</p>
<p style="text-align:justify;">3. property, berisi objek-objek pendukung yang digunakan selama peristiwa terjadi</p>
<p style="text-align:justify;">4. kondisi input, yaitu kondisi yang harus dipenuhi sebelum terjadi atau berlaku suatu peristiwa dalam script</p>
<p style="text-align:justify;">5. scene, yaitu adegan yang dimainkan yang menjadi bagian dari suatu peristiwa</p>
<p style="text-align:justify;">6. hasil, yaitu kondisi yang ada setelah urutan peristiwa dalam script terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tugas kali ini saya akan membuat script kejadian saat &#8221; Ujian Masuk Universitas Gunadarma untuk fakultas Teknologi Industri.&#8221; Jalur(track) 		: Mata Pelajaran yang diujikan Matematika dan Bahasa Inggris.</p>
<p style="text-align:justify;">Role (peran) 		: Mahasiswa, pengawas</p>
<p style="text-align:justify;">Property (Pendukung) 	: Komputer, Tanda peserta, blangko pembayaran, dll</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi Input		: Calon Mahasiswa terdaftar untuk mengikuti Ujian masuk Universitas Gunadarma.</p>
<p style="text-align:justify;">Adegan (scene) ke-1	: Persiapan Pengawas</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas menghidupkan Komputer</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas menghubungkan komputer ke dalam bank soal</p>
<p style="text-align:justify;">Adegan (scene) ke-2	: Calon mahasiswa masuk</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas mempersilakan mahasiswa masuk kedalam ruangan ujian</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas mengecek kartu peserta</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas mengecek blangko pembayaran</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas mempersilakan calon mahasiswa duduk ditempat yang sudah ditentukan</p>
<p style="text-align:justify;">Adegan (scene) ke-3	: Calon Mahasiswa Mengerjakan soal</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon mahasiswa menginput kode Fakultas</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon mahasiswa menginput kode peserta</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon mahasiswa mengerjakan soal</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon mahasiswa mengecek jawaban</p>
<p style="text-align:justify;">Adegan (scene) ke-4	: Calon mahasiswa telah selesai ujian test masuk</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon mahasiswa mengecek grade</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon mahasiswa keluar ruangan</p>
<p style="text-align:justify;">Adegan (scene) ke-5	: Pengawas mengecek komputer</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas mematikan komputer</p>
<p style="text-align:justify;">- Pengawas meninggalkan ruangan</p>
<p style="text-align:justify;">Hasil	:</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon Mahasiswa merasa senang</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon Mahasiswa merasa lega</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon Mahasiswa merasa bersyukur</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon Mahasiswa kecewa</p>
<p style="text-align:justify;">- Calon Mahasiswa Pusisng</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Tugas Pengantar Kecerdasan Buatan (PKB) Part 3</p>
<p style="text-align:justify;">Nama   : Harry Aprizal</p>
<p style="text-align:justify;">Kelas    : 4IA04</p>
<p style="text-align:justify;">NPM     : 50406338</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/condetcom.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/condetcom.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/condetcom.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/condetcom.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/condetcom.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/condetcom.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/condetcom.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/condetcom.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/condetcom.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/condetcom.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/condetcom.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/condetcom.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/condetcom.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/condetcom.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=133&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/30/tugas-3-pkb-pengantar-kecerdasan-buatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/02bea1723040bff0c9a09c4fa89b4025?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harryhimura</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas 2 PKB (Pengantar Kecerdasan Buatan)</title>
		<link>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/23/tugas-2-pkb-pengantar-kecerdasan-buatan/</link>
		<comments>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/23/tugas-2-pkb-pengantar-kecerdasan-buatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 16:56:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harryhimura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://condetcom.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Tugas ke II Buatlah Contoh Jaringan Semantik Minimal terdiri dari 20 node. Tugas Pengantar Kecerdasan Buatan (PKB) Part 2 Nama   : Harry Aprizal Kelas    : 4IA04 NPM     : 50406338<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=127&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tugas ke II</p>
<p>Buatlah Contoh Jaringan Semantik Minimal terdiri dari 20 node.</p>
<p><span id="more-127"></span><a href="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/03/jaringan-semantik.jpg"><img class="size-full wp-image-128 alignleft" title="Jaringan Semantik" src="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/03/jaringan-semantik.jpg" alt="" width="738" height="372" /></a></p>
<p>Tugas Pengantar Kecerdasan Buatan (PKB) Part 2</p>
<p>Nama   : Harry Aprizal</p>
<p>Kelas    : 4IA04</p>
<p>NPM     : 50406338</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/condetcom.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/condetcom.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/condetcom.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/condetcom.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/condetcom.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/condetcom.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/condetcom.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/condetcom.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/condetcom.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/condetcom.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/condetcom.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/condetcom.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/condetcom.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/condetcom.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=127&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/23/tugas-2-pkb-pengantar-kecerdasan-buatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/02bea1723040bff0c9a09c4fa89b4025?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harryhimura</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://condetcom.files.wordpress.com/2010/03/jaringan-semantik.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Jaringan Semantik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>LA RPL dan P.Jar Lab TI Part 3</title>
		<link>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/18/la-rpl-dan-p-jar-lab-ti-part-3/</link>
		<comments>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/18/la-rpl-dan-p-jar-lab-ti-part-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 16:10:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harryhimura</dc:creator>
				<category><![CDATA[LP Praktikum]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://condetcom.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Soal!!! LP RPL Part 3 1. Tuliskan program sederhana dengan menggunakan Spring, untuk melakukan koneksi ke dalam database! LP Pemrograman Jaringan Part 3 1.Apa yang kalian ketahui tentang TCP! 2.Apa yang kalian ketahui tentang UDP! Jawaban: LP RPL Part 3 1.&#60;beans&#62; &#60;bean id=&#8221;myDataSource&#8221; class=&#8221;org.apache.commons.dbcp.BasicDataSource&#8221; destroy-method=&#8221;close&#8221;&#62; &#60;property name=&#8221;driverClassName&#8221; value=&#8221;com.mysql.jdbc.Driver&#8221; /&#62; &#60;property name=&#8221;url&#8221; value=&#8221;jdbc:mysql://localhost:3306/mydb&#8221; /&#62; &#60;property name=&#8221;username&#8221; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=120&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="text-align:justify;">
<div style="background-image:initial;background-attachment:initial;background-color:#ffffff;font:normal normal normal 13px/19px Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif;font-family:'Times New Roman';line-height:normal;font-size:small;margin:0;padding:.6em;">
<div id="_mcePaste" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Soal!!!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>LP RPL Part 3</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1. Tuliskan program sederhana dengan menggunakan Spring, untuk melakukan koneksi ke dalam database!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>LP Pemrograman Jaringan Part 3</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1.Apa yang kalian ketahui tentang TCP!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2.Apa yang kalian ketahui tentang UDP!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jawaban:<span id="more-120"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>LP RPL Part 3</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1.&lt;beans&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;bean id=&#8221;myDataSource&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">class=&#8221;org.apache.commons.dbcp.BasicDataSource&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">destroy-method=&#8221;close&#8221;&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;property name=&#8221;driverClassName&#8221; value=&#8221;com.mysql.jdbc.Driver&#8221; /&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;property name=&#8221;url&#8221; value=&#8221;jdbc:mysql://localhost:3306/mydb&#8221; /&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;property name=&#8221;username&#8221; value=&#8221;someone&#8221; /&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;/bean&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">….</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;bean id=&#8221;exampleDataAccessObject&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">class=&#8221;example.ExampleDataAccessObject&#8221;&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;property name=&#8221;dataSource&#8221; ref=&#8221;myDataSource&#8221; /&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;/bean&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">….</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&lt;/beans&gt;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>LP P. Jaringan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1 .TCP adalah suatu protokol yang berada di lapisan transpor (baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA) yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable). TCP dispesifikasikan dalam RFC 793</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2. User Datagram Protocol (UDP) adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP.</p>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/condetcom.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/condetcom.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/condetcom.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/condetcom.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/condetcom.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/condetcom.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/condetcom.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/condetcom.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/condetcom.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/condetcom.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/condetcom.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/condetcom.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/condetcom.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/condetcom.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=120&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/18/la-rpl-dan-p-jar-lab-ti-part-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/02bea1723040bff0c9a09c4fa89b4025?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harryhimura</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGENAL TCP/UDP</title>
		<link>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/17/mengenal-protokol-internet-tcpip/</link>
		<comments>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/17/mengenal-protokol-internet-tcpip/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 00:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harryhimura</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://condetcom.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Pada tahun 1969, lembaga riset departemen pertahanan Amerika, DARPA (Defence advance Research Project Agency), mendanai sebuah riset untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antar komputer. Riset ini bertujuan untuk mengembangkan aturan komunikasi data Antar komputer yang bekerja secara transparan, melalui bermacam-macam jaringan komunikasi data yang terhubung satu dengan yang lain. Tahan terhadap berbagai ganguan (bencana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=113&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Sejarah</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Pada tahun 1969, lembaga riset departemen pertahanan Amerika, DARPA (Defence advance Research Project Agency), mendanai sebuah riset untuk mengembangkan jaringan komunikasi data antar komputer. Riset ini bertujuan untuk mengembangkan aturan komunikasi data Antar komputer yang bekerja secara transparan, melalui bermacam-macam jaringan komunikasi data yang terhubung satu dengan yang lain. Tahan terhadap berbagai ganguan (bencana alam, serangan nuklir dan lain-lain). Pengembangan jaringan ini ternyata sukses dan melahirkan ARPANET. Tahun 1972, ARPANET didemontrasikan didepan peserta the first international Cenference on Computer Communication dengan menghubungkan 60 Node. Aplikasi internet yang pertama kali ditemukan adalah FTP. Menyusul kemudian e-mail, dan telnet, e-mail menjadi aplikasi yang paling popular dimasa ARPANET, tahun 1979 tercatat sebagai tahun berdirinya USENET yang pada awalnya menghubungkan Universitas Duke dan UNC. Grup yang pertama kali dibentuk dalam USENET ADALAH Grup net. Ukuran ARPANET sendiri semakin lama semakin membesar, protocol komunikasi data yang digunakan pada waktu itu yaitu, NCP(Network Commication Protocol), tidak sanggup menampung node komputer yang besar ini, DARPA kemudian mendanai pembuatan protocol komunikasi yang lebih umum ini dinamakan TCP/IP departement pertahanan Amerika serikat menyatakan TCP/IP menjadi standart untuk jaringan pada 1982. Protokol ini kemudian di Adopsi.<span id="more-113"></span><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Definisi TCP/IP</span></strong><span style="color:#000000;"><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> TCP/IP (</span><strong><span style="color:#000000;">Transmission Control Protocol/Internet Protocol) </span></strong><span style="color:#000000;">Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Keunggulan TCP/IP adalah sebagai berikut:</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">1. </span></strong><span style="color:#000000;">Open Protocol Standard</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">2. </span></strong><span style="color:#000000;">Independen dari physical network hardware.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">3. </span></strong><span style="color:#000000;">Skema pengalamatan yang umum menyebabkan device yang menggunakan TCP/IP dapat menghubungi alamat device-device lain     di seluruh network, bahkan Internet sekalipun.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">5.</span></strong><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong><span style="color:#000000;">High level protocol standar</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">4.</span></strong><span style="color:#000000;"> TCP/IP memiliki fasilitas routing dan jenis-jenis layanan lainnya yang memungkinkan</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> diterapkan pada internetwork.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">Model Arsitektur TCP/IP</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Karena tidak ada perjanjian umum tentang bagaimana melukiskan TCP/IP dengan model layer, biasanya TCP/IP didefinisikan dalam 3-5 level fungsi dalam arsitektur protokol. Berikut merupakan bagan dari 5 layer dalam TCP/IP.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;"> a</span></strong><strong><span style="color:#000000;">) Application Layer</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang           menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">HyperText Transfer Protocol (HTTP).</span></li>
<li><span style="color:#000000;">File Transfer Protocol (FTP).</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Simple Mail Transfer Protocol (SMTP).</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Telnet.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Domain Name System (DNS).</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Simple Network Management Protocol (SNMP).</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">b</span></strong><strong><span style="color:#000000;">) Transport Layer</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Dua protokol utama pada layer ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). TCP menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan koreksi kesalahan. TCP menyediakan layanan penuh lapisan transpor untuk aplikasi, TCP juga dikatakan protokol transpor untuk </span><em><span style="color:#000000;">stream </span></em><span style="color:#000000;">yang reliabel. Dalam konteks ini artinya TCP bermakna connectionoriented, dengan kata lain: koneksi end-to-end harus dibangun dulu di kedua ujung terminal sebelum kedua ujung terminal mengirimkan data. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi (connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara Application Layer dan Internet Layer.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Sifat- sifat yag terdapat di TCP sebagai berikut:</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Connection-orientedSuatu arsitektur/mekanisme komunikasi data di mana dua perangkat yang akan saling berkomunikasi diharuskan untuk membuat sebuah sesi (session) terlebih dahulu.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Reliabel (Keandalan) yang dimiliki oleh protokol ini disebabkan karena beberapa mekanisme. Berikut mekanisme tersebut:</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> 1. Checksum.<br />
2. Duplicate Data Detection:<br />
3. Retransmisson.<br />
4. Sequencing.<br />
5. Timers.</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Stream data transfer</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> TCP akan mengelompokkan byte-byte yang sebelumnya tidak terstruktur ke dalam bentuk segmen untuk kemudian</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> dikirimkan ke IP. Layanan ini memberikan keuntungan bagi aplikasi-aplikasi karena mereka tidak perlu lagi membuat blok- </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> blok data.</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Efficient flow control</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Ketika mengirim ulang acknowledgement ke alamat asal, proses TCP yang menerima mengindikasikan nomor urutan yang </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> bisa diterimanya tanpa harus meng-over flow buffer internal miliknya.</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Full-duplex operation</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> TCP bisa mengirim dan menerima dalam waktu yang bersamaan.</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Multiplexing</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Komunikasi antar upper-layer yang terjadi secara simultan bisa dimultiplexikan melalui satu koneksi tunggal</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">c</span></strong><strong><span style="color:#000000;">) Internet Layer</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Diatas Network Access Layer adalah Internet Layer. Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada Internet Layer (RFC 791).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">d</span></strong><strong><span style="color:#000000;">) Network Access Layer</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Protokol pada layer ini menyediakan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram. IP merupakan protokol pada network layer yang bersifat :</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><em><span style="color:#000000;">Connectionless</span></em><span style="color:#000000;">, yakni setiap paket data yang dikirim pada suatu saat akan melalui rute secara independen.</span></li>
<li><em><span style="color:#000000;">Unreliable </span></em><span style="color:#000000;">atau ketidakandalan yakni Protokol IP tidak menjamin datagram yang dikirim pasti sampai ke tempat tujuan.</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000000;">e</span></strong><strong><span style="color:#000000;">) Physical Layer</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"> Physical layer mendefinisikan karakteristik yang dibutuhkan hardware untuk membawa sinyal data transmisi. Hal hal seperti level tegangan, nomor dan lokasi pin interface, didefinisikan pada layer ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Pengertian UDP (User Datagram Protocol)</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">User Datagram Protocol (UDP) adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal (unreliable), tanpa koneksi (connectionless) antara host-host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. UDP memiliki karakteristik-karakteristik berikut:</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">Connectionless (tanpa koneksi): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan tanpa harus dilakukan proses negosiasi koneksi antara dua host yang hendak berukar informasi.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Unreliable (tidak andal): Pesan-pesan UDP akan dikirimkan sebagai datagram tanpa adanya nomor urut atau pesan acknowledgment. Protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP harus melakukan pemulihan terhadap pesan-pesan yang hilang selama transmisi. Umumnya, protokol lapisan aplikasi yang berjalan di atas UDP mengimplementasikan layanan keandalan mereka masing-masing, atau mengirim pesan secara periodik atau dengan menggunakan waktu yang telah didefinisikan.</span></li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#000000;">UDP menyediakan mekanisme untuk mengirim pesan-pesan ke sebuah</span><strong><a href="http://hari.narmadi.net/telekomunikasi/istilah-telekomunikasi-multi-protocol-label-switching-mpls" target="_self"><span style="color:#000000;">protokol</span></a></strong><span style="color:#000000;"> lapisan aplikasi atau proses tertentu di dalam sebuah host dalam jaringan yang menggunakan TCP/IP. Header UDP berisi field Source Process Identification dan Destination Process</span><strong><span style="color:#000000;"> </span></strong><span style="color:#000000;">Identification.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">UDP menyediakan penghitungan checksum berukuran 16-</span><a href="http://hari.narmadi.net/telekomunikasi/istilah-telekomunikasi-bit-binary-digit" target="_self"><strong><span style="color:#000000;">bit</span></strong></a><span style="color:#000000;"> terhadap keseluruhan pesan UDP.</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;">Fungsi UDP sebagai berikut:</span></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://hari.narmadi.net/telekomunikasi/istilah-telekomunikasi-internet" target="_self"><span style="color:#000000;">Protokol</span></a><span style="color:#000000;"> yang “ringan” (lightweight): Untuk menghemat sumber daya memori dan prosesor, beberapa </span><a href="http://hari.narmadi.net/komputer/istilah-komputer-konsep-dasar-ip-pabx" target="_self"><span style="color:#000000;">protokol </span></a><span style="color:#000000;">lapisan aplikasi membutuhkan penggunaan protokol yang ringan yang dapat melakukan fungsi-fungsi spesifik dengan saling bertukar pesan. Contoh dari </span><a href="http://hari.narmadi.net/internet/internet-protokol-ip" target="_self"><span style="color:#000000;">protokol</span></a><span style="color:#000000;"> yang ringan adalah fungsi query nama dalam</span><a href="http://hari.narmadi.net/internet/transmission-control-protocol-tcp" target="_self"><span style="color:#000000;"> protokol </span></a><span style="color:#000000;">lapisan aplikasi Domain Name System.</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Protokol lapisan aplikasi yang mengimplementasikan layanan keandalan: Jika protokol lapisan aplikasi menyediakan layanan transfer data yang andal, maka kebutuhan terhadap keandalan yang ditawarkan oleh TCP pun menjadi tidak ada. Contoh dari protokol seperti ini adalah Trivial File Transfer Protocol (TFTP) dan Network File System (NFS)</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Protokol yang tidak membutuhkan keandalan. Contoh protokol ini adalah protokol Routing Information Protocol (RIP).</span></li>
<li><span style="color:#000000;">Transmisi broadcast: Karena UDP merupakan protokol yang tidak perlu membuat koneksi terlebih dahulu dengan sebuah host tertentu, maka transmisi broadcast pun dimungkinkan. Sebuah protokol lapisan aplikasi dapat mengirimkan paket data ke beberapa tujuan dengan menggunakan alamat multicast atau broadcast. Hal ini kontras dengan protokol TCP yang hanya dapat mengirimkan transmisi one-to-one. Contoh: query nama dalam protokol NetBIOS Name </span><a href="http://hari.narmadi.net/service" target="_self"><span style="color:#000000;">Service</span></a><span style="color:#000000;">.</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/condetcom.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/condetcom.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/condetcom.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/condetcom.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/condetcom.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/condetcom.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/condetcom.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/condetcom.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/condetcom.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/condetcom.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/condetcom.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/condetcom.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/condetcom.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/condetcom.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=condetcom.wordpress.com&amp;blog=12290016&amp;post=113&amp;subd=condetcom&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://condetcom.wordpress.com/2010/03/17/mengenal-protokol-internet-tcpip/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/02bea1723040bff0c9a09c4fa89b4025?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">harryhimura</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
